Dibaca: 19 kali
KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengukuhkan kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi masa bakti 2026-2031 dalam apel pagi yang digelar hari ini.
H. Abdul Manan kembali terpilih menjadi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi Periode 2026-2031 yang pada hari ini dilantik beserta kepengurusan.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan budaya toleransi di Kota Bekasi. Hal ini sejalan dengan capaian Kota Bekasi yang berhasil menempati peringkat kelima sebagai kota paling toleran di Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan antarumat beragama. Terlebih, berbagai daerah saat ini juga tengah berlomba-lomba meningkatkan indeks maupun praktik toleransi di wilayah masing-masing.
“Peringkat kelima ini harus kita tingkatkan lagi. Jangan hanya menjadi sebuah angka atau penghargaan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi toleransi yang nyata di setiap wilayah,” ujar Tri.
Ia juga mendorong FKUB bersama masyarakat untuk lebih aktif menunjukkan berbagai kegiatan toleransi dan kerukunan yang dilakukan di lingkungan masing-masing. Dokumentasi kegiatan tersebut, lanjutnya, dapat disebarluaskan melalui media sosial agar masyarakat mengetahui bahwa semangat menjaga kerukunan terus berjalan di Kota Bekasi.
“Kalau ada kegiatan-kegiatan toleransi di wilayah, lakukan dan kemudian upload di media sosial. Ini penting supaya masyarakat mengetahui bahwa FKUB dan seluruh elemen masyarakat aktif menjaga kerukunan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bekasi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus FKUB periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bekasi.
Tri menilai, keberhasilan menyatukan visi dan membangun komunikasi antarumat beragama menjadi salah satu kekuatan Kota Bekasi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada pengurus FKUB periode sebelumnya. Kerja keras dalam menyatukan visi dan menjaga kerukunan telah membuahkan hasil terbaik bagi Kota Bekasi. Perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan dan tidak sampai menimbulkan bentrokan,” ungkapnya.
Ia berharap kepengurusan FKUB masa bakti 2026-2031 dapat melanjutkan capaian tersebut dengan menghadirkan program-program yang semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memperkuat toleransi hingga tingkat lingkungan.
(Ndoet)